23 | Someting Between Us

1265 Words

Kedua mata Cinta terbangun pagi ini seperti biasanya. Ia tidak kesiangan. Tidak merasa pusing, ataupun enak badan. Ia pikir, setelah menangis beberapa lama ditemani Dewa sore itu, ia tidak akan sanggup membuka matanya pagi ini. Ternyata ia salah, karena ia melihat wajahnya masih cukup segar untuk pergi bersekolah. Ia bahkan tak terlihat seperti orang patah hati sebagaimana yang pernah ia lihat di televisi. Sebuah bingkai berukuran kecil yang mengabadikan momennya bersama dengan Vino langsung ia jatuhkan menempel pada meja. Setelah membuang napas panjang, gadis itu segera berdiri dan masuk ke dalam kamar mandi. Jika tidak ingin pergi ke sekolah bersama Vino, maka ia harus berangkat lebih awal. Setelah siap dengan seragam dan rambut yang ia kuncir kuda di belakang kepala, gadis itu pamit

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD