LULUH.

1992 Words
Sore Ini...hujan datang begitu derasnya- suara petir bergemuruh begitu kencang nya....- jam menunjukkan pukul 5 Sore ....- Nico Lorenzo Sedang sibuk dengan beberapa berkas-berkas di meja kerjanya....- -* Ini sudah pukul 5 sore dude'... ayo kita pulang.... - aku sudah sangat lelah...? - Tak ada jawaban sepatah kata pun dari Nico.. -ia tetap sibuk dengan laptop dan berkas berkas diatas meja nya... Tak berselang lama... ponsel di atas meja kerja Nico bergetar beberapa kali....- lalu Nico pun memencet earphone bluetooth yang ia pasang di telinganya... '° Hallo...Nico.... Daddy harap malam ini kamu pulang ke rumah nak...? ** Aku sibuk.... '° Nic... kamu masih menganggap aku ini orang tuamu atau bukan sih nak...- Setiap Daddy suruh pulang selalu bilang sibuk dengan kerjaan...- tutt...tutt...tuttt.tutt.....- Nico langsung memutuskan panggilan telepon dari ayah nya tersebut -* siapa yang telpon?.... Tuan Christopher? ** seperti biasa ... laki laki tua itu menyuruhku untuk pulang ke rumah nya? -* Tuan Christopher juga berkali kali menghubungiku...dia meminta agar aku membawamu pulang ..- Nic... ayolah... pulang lah walau sebentar saja...- berdamai lah dengan masa lalu.... - apakah kau tak kasihan dengan Elena....? Adikmu itu sakit sakitan... dan dia selalu merasa bahagia saat ada di dekatmu kan....- siapa tau dengan kau pulang... dan sering bertemu dengan Elena... dia bisa sembuh dari penyakitnya. ** kau pikir aku ini baby sitter yang harus nungguin dia...- Dia itu bukan adikku... dia anaknya Christopher dengan Elizabeth... Terdengar suara ponsel bergetar lagi di atas meja...- lalu Nico pun melihat.. ada panggilan video dari elena... Georgino langsung mengambil ponsel Nico lalu menggeser tombol hijau...- semetara itu terlihat Nico sama sekali tak bergeming... ia tetap sibuk dengan laptopnya .. -** Georg....- kenapa kamu yang terima teleponku...- dimana Kakak Nico? Georgino langsung mengubah kamera ponsel ..untuk memperlihatkan Nico kepada Elena.. _* Kakak mu masih sibuk bekerja...- jadi kamu mending ngobrol sama aku aja Elena? -** tolong sampaikan ke kakak Georg...- malam ini aku mau kemoterapi....- aku pengen kak Nico yang nemenin aku di rumah sakit. ** Tak perlu meminta aku untuk menemanimu .. karena aku sibuk... dan lagi.. jangan pernah berharap kalau aku bakal pulang ke rumah... Nico langsung merebut ponselnya dari genggaman Georgino lalu ia memutuskan sambungan teleponnya. _* ohh dude... kau kejam sekali... elena hanya memintamu menemani nya terapi... ayolah ..turuti kemauan nya... ** Kau sendiri saja yang menemaninya... kenapa menyuruh-nyuruh aku ... _* setidaknya... Turuti Lah kemauan nya sebagai rasa kemanusiaan .. lagi pula aku tau sebenarnya kau juga menyayangi adik mu kan... ** dia bukan adikku ... Nico langsung menutup laptopnya lalu ia berdiri.. dan langsung berjalan ke arah pintu keluar.. - Georgino pun langsung sigap mengikuti Nico keluar dari ruangan CEO tersebut. _* dude... please .... turutin kemauan Elena kali ini saja... ** kalau kamu suka sama elena ... nikahin aja dia .. dan nggak usah maksa maksa aku. _* dasar keras kepala.... ya sudah... aku akan pergi nemuin elena...- kau pulang sendiri saja dude... ____________30 menit kemudian.. Karena Nico terus saja kepikiran tentang elena...- akhirnya ia pun memutuskan untuk pulang ke rumah ayahnya . ** hesen ...putar balik mobil nya ...- antar aku ke rumah cristopher.... Sopir pribadi Nico langsung menatap Nico dari spion... lalu ia menganggukkan kepalanya... +- Baik Mr. Nic... ........Hujan Masih Turun Dengan Derasnya ....- Mobil yang di naiki Nico melaju dengan kecepatan sedang... karena petang ini jalanan cukup padat... terlebih karena hujan turun dengan derasnya...... 1 jam pun berlalu....- Nico sudah sampai di depan kediaman ayahnya...- Mansion megah Yang berada di kawasan Florence-firenze italy...- Sopir langsung memarkirkan mobil Nico di depan rumah Megah bergaya italian classic Tersebut...- lalu sang sopir bergegas turun membukakan pintu mobil untuk Nico ... - Nico pun langsung masuk ke dalam rumah karena pintu terbuka....- Ia begitu terkejut ketika semua orang berada di Ruang Tamu...- Bahkan ada beberapa Orang asing yang tidak Nico kenali.. '° Tahu jalan pulang juga kamu Nic?.. Nico hanya diam tanpa menjawab pertanyaan dari ayahnya ...- ia pun langsung menuju ke arah lift.. hendak ke lantai atas untuk menemui Elena... '°° Nico ... Sini dulu sayang...- mom mau mengenalkan anak temen mom sama Nico? - Nico sama sekali tak menghiraukan ucapan Elizabeth....- iya tetap membuka pintu lift ...- namun saat pintu lift terbuka ... ada Elena dan Georgino Di dalam ....- Seketika Elena langsung menyunggingkan senyum nya... ketika melihat kakak nya yang sangat ia rindukan akhirnya kembali pulang.... _** kakak .... akhirnya kakak pulang... Elena langsung memeluk Nico ..- namun Nico hanya bersikap dingin.... ** Sekarang ayo kita pergi ke rumah sakit...- aku tak punya banyak waktu untuk hal hal semacam ini.... '° Nic.... Apa maksudmu.... Apakah pekerjaanmu lebih penting daripada keluargamu sendiri? _** Daddy.... sudahlah.... jangan memarahi kak Nic terus... nanti dia nggak mau pulang lagi.? Dengan sikap manja nya...- elena langsung memegang kedua tangan nya Nic... lalu memohon agar mau mengantarkan nya kemoterapi. _** kakak.... Makasih ya..sudah mau pulang ** ya sudah ... ayo kita berangkat... '°° elena... kakakmu baru saja datang... biarkan duduk dulu... Elena bergelayut manja di lengan nya Nico yang kekar..- Ketika Nico berbalik badan... ia menatap beberapa Tamu Elizabeth yang tengah duduk di kursi....- Lalu tatapan nya berhenti pada seorang wanita Berambut blonde yang tengah duduk bersama seorang wanita paruh baya- _** oh iya kak Nico... itu namanya Laura...- dia anak nya Tante Sandra ... temen nya mommy... Wanita berambut blonde tersebut langsung menyunggingkan senyumnya ketika melihat nico.- namun Nico membalasnya dengan tatapan dingin... lalu ia berjalan keluar bersama dengan elena dan Georgino ...- lalu Elizabeth langsung menarik tangan anak dari teman nya tersebut agar ikut dengan elena-dan Nico . '°° ikutlah dengan mereka laura.. Laura langsung bergegas berjalan mengikuti Nico juga elena...Dan saat di parkiran mobil .. Nico pun masih bersikap dingin kepada Laura...- Karena mereka pergi berempat...- Nico pun menyuruh supir untuk turun dan Georgino yang mengemudikan mobil nya... 30 menit pun berlalu... Elena terus bergelayut manja pada Nico .. sementara itu Laura berjalan beriringan dengan Georgino ... mereka berdua pun merasa canggung .. •^ Hai ..nama kamu siapa? _* oh hai... namaku Georgino...kau bisa memanggilku dengan sebutan Georg ... dan kau? •^ aku Laura ... senang berkenalan denganmu... Laura dan Georgino saling menjabat tangan. •^ hubungan kakak beradik itu sangat dekat sekali ya ....- Sedikit senyum tersungging di sudut bibirnya Georgino.... "ya memang benar...walaupun Nico seorang pria yang kaku dan Dingin... tapi ketika di dekat elena...- Nico menjadi seseorang yang sangat lembut.."- memang walaupun selama ini Nico tidak menyukai hubungan ayahnya dengan Elizabeth... namun sebenarnya terlihat kalau Nico begitu perduli dengan elena ... terlebih... elena sejak kecil sudah sakit sakitan... yakni... terkena leukimia..sejak sekolah menengah pertama"... dan hingga sekarang dia berumur 20 tahun... elena harus menjalani kemoterapi dan juga cuci darah dalam setiap bulan nya....- sebenarnya dalam sisi "SIGMA MALE" seorang Nico...- ia masih memiliki hati nurani..dan sangat penyayang... Tiba-tiba lamunan Georgino terhenti ketika Laura mengibaskan tangannya di hadapan Georgino... •^ kenapa kau malah melamun Georg.. _* oh... iya maaf... aku hanya sedang kepikiran sesuatu... •^ oyah .. kau tadi turun dari lantai atas bareng elena.... apakah kau kekasih ya elena....? Georgino menggelengkan kepalanya... _* Aku teman nya Nico....- namun aku juga sangat dekat dengan elena...- maksud nya kami juga berteman.. •^ ouw... okay.... Nico mengantar elena ke ruangan dokter oknologi..sementara itu Laura dan Georgino menunggu di ruang tunggu... +- Selamat sore Nona Elena... _** kenapa dokter Mike ... bukan nya seharusnya praktek dokter Sovia hari ini? +- kebetulan dokter Sovia sedang ada jadwal operasi... jadi saya yang menggantikan nya...- hari ini elena ada jadwal kemoterapi ya.. Dengan rasa kecewa . elena menganggukkan kepalanya sambil memanyunkan bibirnya...- Nico pun merasa aneh dengan tingkah adik tirinya tersebut.... +- elena sore ini di antar siapa... waaahhh.. apakah pria tampan ini kekasihnya elena? _** Bukan dok... dia kakak ku ... +- dokter mengira... kekasihnya elena...- Elena ..langsung berbaring di tempat pasien... dan dokter langsung memeriksa tekanan darah juga memeriksa kondisi kesehatan elena... +- seperti biasa ya elena .. kamar VVIP sudah di siapkan...- dan besok...dokter Sovia yang akan menangani elena.... kalau nggak salah besok elena ada terapi radiasi.... Dokter Mike Memasang jarum .dan infus di lengan elena ..sementara itu Nico yang tadinya hanya diam ...mulai merasa kasihan dengan adik tirinya tersebut....- setiap satu bulan sekali elena harus kemoterapi... dan pasti elena merasa sangat kesakitan....- dan dengan perlahan Nico menggenggam erat tangan adik tirinya tersebut. ** Apakah sakit? Elena menganggukkan kepalanya kepada Nico ... ** Bersabarlah ...pasti kau bisa sembuh ... Elena hanya menyunggingkan senyum manisnya kepada Nico...." entah mengapa senyuman elena mampu meluluhkan hati Nico ...- Nico sebenarnya merasa tak tega dengan adik tirinya tersebut ...- walau dirinya sangat membenci Elizabeth ...akan tetapi - elena tidak pantas untuk ia benci .. toh bagaimanapun juga elena juga adik tirinya... meskipun berbeda ibu...- sebenarnya 3 tahun yang lalu Nico memeriksakan kecocokan sumsum tulang belakang miliknya secara diam diam...- namun sayang nya tidak ada kecocokan antara dirinya dengan elena jadi ...ia tak bisa mendonorkan tulang sumsum nya kepada adik tirinya tersebut . - namun kenapa - Elizabeth selama ini hanya diam tanpa memeriksakan dirinya...- bahkan Christopher juga morene pun tak mencoba mendonorkan sumsum tulang belakang mereka demi elena....-Lantas apakah mereka membiarkan Elena terus seperti ini....- " Nico benar benar menganggap kalau ayah sekaligus ibu tirinya sangat kejam karena hanya memikirkan diri sendiri..bahkan anak pertamanya Elizabeth dengan Christopher juga ... " Setelah sudah di pasangkan infus ...- elena langsung menaiki kursi roda untuk menuju kamar rawat nya...- biasanya kemoterapi membutuhkan waktu satu minggu.. jadi sang pasien harus di rawat inap. Nico keluar dari ruangan dokter bersama dengan Elena dan seorang perawat.... - lalu Georgino yang mengetahui elena dan Nico sudah keluar dari ruangan ..langsung mengikuti mereka.... termasuk juga Laura. Perawat membawa elena pergi ke lantai 20.. yakni kamar perawatan bangsal VVIP _** kakak... malam ini kakak tidur di sini ya...- aku nggak mau kalau di tungguin Nanny's... Nico tak menjawab... ia justru sibuk membantu perawat...agar elena naik ke bed nya...- sedangkan perawat membenarkan letak infus elena... ** Georg.... kau antar lah wanita itu pulang... lalu kau kembali ke sini... jangan lupa membawa makanan... sepertinya kita akan bermalam di sini... Elena langsung tersenyum ketika mendengar perkataan Nico..bahwa ia setuju untuk menginap di rumah sakit demi menungguinya... Awalnya Laura menolak untuk pulang .. namun setelah di bujuk oleh Georgino ..akhirnya Laura menyetujuinya.... Elena berbaring di tempat perawatan nya... namun ia sama sekali tak menunjukkan rasa sakit... malah sejak dari tadi tersenyum bahagia... ** apakah kau membutuhkan sesuatu? Elena menggeleng gelengkan kepalanya... _** cukup kakak di sini... aku sama sekali tak membutuhkan apapun.... elena langsung meraih tangan nya Nico. _** kak... makasih ya .. sudah nurutin kemauan nya elena...- elena sangat bahagia sekali....- elena kangen sama kakak...- Sudah 3 tahun kakak nggak mau pulang... bahkan setiap ulang tahunku kakak pun juga nggak pulang...- elena nggak mau kado...- elena cuman mau kakak... spontan elena langsung bangun dan memeluk tubuh Nico. ** kamu sudah besar ... kamu jangan manja.. kamu harus menjadi perempuan yang kuat.. dan mandiri... _** mommy nggak sayang elena kak...- mommy lebih sayang morene...sepulang kemo ini.. elen pengen tinggal sama kakak aja .. Tiba tiba air mata Nico menetes dengan sendirinya...- sungguh ia merasa sangat iba dengan kondisi adik tirinya tersebut... ** Aku sibuk kerja ... kalau kamu ikut aku... nanti siapa yang jagain kamu? _** kan bibi Tria bisa ikut elen...- Nico mengelus elus rambut elena...- sungguh bagaimana bisa orang tua membeda-bedakan anak kandungnya sendiri...- seharusnya elena yang lebih mendapatkan perhatian lebih ...- namun kenapa malah Morene ... kakak elena yang hanya di sayang oleh Elizabeth - " saat Nico mengelus elus rambut elena tanpa sengaja ia mendapatkan banyak sekali rambut elena yang rontok di tangan nya.." Nico pun langsung menunjukkan nya pada elena... ** kenapa rambut kamu rontok sebanyak ini? _** efek kemo dan radiasi kak...- emm kak... lama lama rambut elen habis.. dan elen bakal botak... kakak mau kan kalo elen botak beliin rambut palsu buat elen... Nico langsung menangis tersedu-sedu lalu ia memeluk adik tirinya tersebut dengan sangat erat.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD