Edward dan Lisa sangat syok ..... mereka pun ketakutan karena 3 penumpang di dalam mobil tersebut tewas mengenaskan....- namun saat mereka hendak menghubungi polisi... terdengar suara tangisan bayi begitu kencang.. Edward dan Lisa langsung mencari dimana sumber suara tersebut....- Dan betapa terkejutnya ia ketika seorang bayi cantik penuh luka tergeletak di pinggir jalan.... bayi tersebut memakai gaun berwarna putih dan di perkirakan bayi tersebut berumur 5- 6 bulan nan....- Edward langsung berlari dan langsung menggendong bayi tersebut...-
÷°° Ya Tuhan Lisa .. bayi ini selamat.... dia selamat dari kecelakaan mengenaskan ini ...- ya Tuhan ...
Lisa langsung menangis karena iba melihat kondisi bayi tersebut yang terluka....-
÷°° Lisa... aku harus segera lapor polisi...
tiba tiba perasaan ingin memiliki bayi tersebut menyeruak di pikiran Lisa ...
÷° jangan Edward....- Kita bisa mengadopsi bayi ini... ini adalah Hadiah dari Tuhan untuk kita... bukankah kau menginginkan seorang anak... - kita bisa menganggapnya sebagai anak...
÷°° tapi Lis... bayi ini memiliki keluarga... kasihan keluarga nya...
÷° kau lihat sendiri... mereka semua tewas.... - tak ada yang selamat dalam kecelakaan naas ini.. kecuali bayi ini...
÷°° Lisa... aku mohon... kita bisa saja mengadopsi bayi lain dari panti asuhan.... memang kita menginginkan seorang anak.. tapi tidak begini juga caranya....
Lisa langsung merebut bayi tersebut dari gendongannya Edward... lalu ia langsung berlari menuju mobil...- Edward pun mengikuti Lisa....
÷°° Lisa.. please sayang ... jangan seperti ini....-
÷° Tidak....- aku akan tetap mengadopsi bayi ini...- jika kau tak mau... kita bercerai saja....
Edward langsung menghembuskan nafas panjang....- setelah beberapa menit ia berdebat dengan istrinya tersebut.. Akhirnya ia menuruti kemauan Lisa...- Edward takut kalau Lisa sampai depresi.. seperti waktu Lisa kehilangan ibunya beberapa tahun lalu...
2 Jam pun berlalu....- dalam perjalanan menuju rumah tadi...Edward berbelanja beberapa perlengkapan bayi.. seperti baju-pampers- skincare bayi... s**u bayi dan vitamin bayi ...- dan karena Edward seorang dokter ... jadi ia juga membeli beberapa obat untuk luka pada bayi tersebut....
Bayi tersebut tak henti-hentinya terus menangis ... namun setelah di buatkan susu.. dan di obati luka nya oleh Edward.... bayi tersebut langsung tertidur pulas...- Edward begitu iba melihat kondisi istrinya yang seakan menganggap bayi malang tersebut adalah anak nya sendiri....-
÷°° Lisa.... Kita lapor polisi saja ya ...
÷° tidak... kau ingin memisahkan aku dari putriku....
Setelah berdebat hampir seminggu lamanya... akhirnya Edward pun menyerah dan menuruti ke inginkan istrinya tersebut... sebenarnya ia merasa bersalah dengan keluarga bayi malang tersebut ... akan tetapi Edward juga mencintai bayi mungil tersebut...- sudah seminggu ini rumahnya menjadi ramai karena adanya tangisan bayi...- istrinya pun merawat bayi tersebut dengan penuh kasih sayang...- hampir seminggu lamanya Lisa berada di rumah dan mengurus bayi tersebut hingga sembuh.... dan pada akhirnya pun Edward memutuskan untuk benar benar membuatkan dokumen Kelahiran pada bayi tersebut sebagai putri kandungnya...Edward membuat dokumen yang di keluarkan oleh rumah sakit MedStar Washington Hospital center...- namun dokumen tersebut adalah dokumen curian.. yang ia isi dengan nama ia dan istrinya .. dan juga bayi mungil tersebut yang ia beri nama " SOVIA BELLUCI".... dan setelah berhasil mendapatkan dokumen tersebut Edward mengajak Lisa untuk pindah ke negara asal mereka di Florence-firenze italy.... Selama ini Edward bekerja di rumah sakit di kota Washington Amerika .. - dan setelah mendapatkan ijin resign... - Edward pun mengajak istri dan bayi tersebut pulang ke italy dan tentunya setelah Edward mendapatkan dokumen dan pasport asli untuk bayi yang ia beri nama SOVIA BELLUCI.
FLASHBACK OFF....
Setelah mendengar cerita dari Lisa... - Sovia langsung syok dan terdiam sambil memegang kepalanya ...- Hamad Abdullah pun juga syok mendengar hal tersebut.....
**' kenapa mom jahat sekali.... mom dan dad.. tak melaporkan kecelakaan itu ke polisi....- lalu sekarang keluargaku apakah masih ada mom.... - apakah ada yang mencari ku?...
÷° Aku tidak tahu Sovia... aku tidak tahu...
Sovia menangis tersedu-sedu... ia pun meratapi Nasibnya... ternyata dulu ia di culik oleh Lisa dan suaminya....- " Namun nasi sudah menjadi bubur.... - Orang tua yang ia anggap sebagai ayah dan ibunya ternyata yang menculik nya saat keluarga juga dirinya mengalami kecelakaan puluhan tahun yang lalu...
°* maaf Nyonya Lisa... apakah tak ada petunjuk Yang bisa membawa Sovia kepada keluarganya....-
֥ sama sekali tidak ada...- kejadian nya sekitar 20-21 tahun yang lalu di kawasan George Washington memorial Park way...
Seketika Hamad merasa tak asing dengan sebutan kota tersebut.. tetapi ia tak bisa mengingatnya ...- Hamad benar benar merasa kasihan dengan wanita yang sangat ia cintai tersebut..pasalnya akan sangat sulit menemukan keluarganya Sovia.. jika satu petunjuk pun tak ada yang tersisa...
°* maaf nyonya Lisa... sekarang nyonya ingin pergi kemana... kenapa semua barang barang nyonya di angkut oleh truck?
֥ Para penagih hutang terus mengejar rumah ini...- jadi rumah ini akan aku jual ..dan aku mau pindah ke rumah nya kedua orang tuaku di kawasan rifredi ...
______ Hari berlalu begitu cepat....- Kini malam telah tiba.... Jam sudah menunjukkan pukul 11 malam....- Seharian ini Sovia bersama Hamad mulai dari membantu Lisa pindahan... lalu mereka berdua menghabiskan waktu di hotel ... bukan untuk bermesraan..melainkan membuka website... mencari tahu tentang ke jadian 20 sampai 21 tahun yang lalu di Washington....- namun mereka belum juga menemukan titik temu...- bahkan sampai Sovia dan Hamad membuat sebuah blog di website... tentang Sovia yang sedang mencari keluarganya...- Lalu Sovia kembali Pulang ke rumah nya Nico....
Terlihat Nico sedang duduk di ruang Tamu... sambil meminum segelas wine ...- Nico pun melirik Sovia yang pulang ke rumah dengan wajah kelelahan...- ia pun langsung pergi menuju kamarnya...Sovia tak menghiraukan Nico ....yang sebenarnya sejak sore tadi menunggunya....-
PYAAAAARRRRR......- Nico membanting gelas yang berisi wine ke lantai...- spontan Sovia langsung Terdiam dan memejamkan matanya...- terdengar suara langkah kaki mendekat pada Sovia...
** Kau anggap aku ini apa ha... patung atau hantu....- se enak nya saja keluar masuk ke dalam rumah ku...- Aku memang membebaskan mu pergi... tapi kenapa kau sama sekali tak mengabarimu jika kau akan pulang se larut ini...
**' maafkan aku... apakah kau lapar... - aku akan memasak kan makanan untukmu...
** kau fikir aku tak tahu jika seharian ini kau bersama kekasihmu ha....- lantas sampai jam segini kau baru pulang..... apa saja yang kalian lakukan di hotel ha... sampai berapa kali kalian bermain itu....
Nico yang murka langsung menggeret Sovia masuk ke dalam kamar....- Sovia pun merasa kesakitan saat Nico mencengkeram lengan nya....- lalu Nico membanting pintu kamar.. dan melemparkan tubuh Sovia ke ranjang ...- Sovia pun merasa kesakitan dan langsung menitihkan air matanya.....
**' aaaaaaaauuuuuuggghhhhhhh.... ssssaaaakiiiiitttt....... hiks hiks hiks...-
Nico yang kesetanan langsung Menindih tubuh Sovia di atas ranjang...
** aku paling tidak suka milikku di sentuh oleh orang lain ...- kau hanya milikku ...- aku tidak perduli kau memiliki kekasih ataupun pacar....- kau benar benar membuat kesabaranku habis Sovia....
Setelah mendapatkan kabar dari sopir nya tadi pagi yang mengantar Sovia bertemu dengan lelaki di bandara... lalu Nico pun menyuruh anak buahnya untuk mengikuti kemanapun Sovia pergi....dan ternyata seharian ini Sovia menghabiskan banyak waktu dengan kekasihnya....- Bahkan bodyguard nico juga mengatakan bahwa Sovia pergi ke hotel bersama kekasihnya sejak jam 3 sore tadi.. dan Sovia baru saja balik ke rumah Nico jam 11 malam....
Nico benar benar merasa cemburu dengan pria yang pergi bersama Sovia...- Nico pun langsung mem perk*sa Sovia...- Nico memaksa Sovia untuk melayani hasrat nya Nico....- Nico benar benar seperti hewan buas yang menerkam mangsanya ..- Sovia sudah memohon ..namun Nico tetap saja menerkamnya tanpa ampun....- dan hingga 2 jam lamanya.. akhirnya Nico pun kelelahan dan tertidur di ranjang .... sementara itu Sovia benar benar merasa jijik dengan tubuhnya...- Sudah dua kali ini ia di nodai oleh Nico....- Sovia benar benar merasa takut jika esok hari Hamad akan mengetahuinya... pasti Hamad akan membencinya....-
Sovia melihat baju nya sudah sobek tak karuan dan tercecer di lantai...- ia pun mengambil selimut untuk menutupi tubuhnya...- ia menoleh pada Nico yang terlihat tidur sangat pulas...- bahkan Nico seperti tak merasa bersalah sama sekali...- Sovia melihat tubuhnya yang penuh dengan bekas kissmark... - Sovia merangkak ke kamar mandi....- ia merasa selangk*Ngan nya begitu sakit..terlebih kepemilikannya terasa sangat ngilu karena di paksa oleh Nico....- ketika sampai di kamar mandi... Sovia langsung mengguyur tubuhnya di bawah shower yang menyala....- ia benar benar merasa lemas hingga kedua kaki nya tak mampu lagi menopang tubuhnya... akhirnya ia tersungkur di lantai - mata Sovia berkunang-kunang dan ia langsung pingsan....
3 jam pun berlalu... Nico merasa kedinginan karna tidur tanpa se helai benang pun...- ia pun bangun dan baru tersadar jika ia tertidur sehabis memperkos* Sovia...- terlihat jam menunjukkan pukul 3 Dini hari...- Nico mencoba mencari keberadaan Sovia... lalu ia mendengar suara gemericik air di kamar mandi...ia pun langsung melihat nya...- Nico berjalan sambil memakai baju mandi yang berada di meja dekat pintu kamar mandi.. dan betapa terkejut nya ia saat melihat Sovia pingsan di bawah guyuran shower yang masih menyala ...- Nico langsung berlari dan mematikan shower tersebut ...- Tubuh Sovia sudah membiru.... - Nico pun langsung menggendong nya ke kamar mandi ..- Nico langsung panik.. lalu mengambil baju Sovia di lemari pakaian.. lalu memakai kan nya pada Sovia...- Tak lupa Nico membungkus tubuh Sovia dengan selimut tebal...- lalu ia menggendong nya keluar dari kamar ...- Nico harus segera membawa Sovia ke rumah sakit karena Seluruh tubuh Sovia sudah membiru...- saat Nico keluar dari kamar sambil menggendong Sovia.. para bodyguard Nico yang belum tidur pun langsung panik.. lalu membantu Nico untuk mengambil mobil ...- dan setelah mobil sudah siap .. Nico langsung menggendong Sovia masuk...- Nico terus memeluk tubuh Sovia .. bahkan Nico menghangatkan tubuh Sovia dengan hairdryer.. ia hanya menekan tombol pemanas dalam hairdryer tersebut....- dan setelah 30 menit berlalu ... mereka sudah sampai di rumah sakit....
Dan Sovia pun langsung di tangani dokter...- Nico yang merasa dirinya hanya memakai handuk kimono mandi langsung mengganti bajunya yang di bawakan oleh salah satu bodyguard nya....
Nico benar benar merasa bersalah... sungguh ia tak tahu.. sejak jam berapa Sovia pingsan di kamar mandi sehingga tubuhnya sampai se pucat itu...- Nico benar benar merutuki kebodohan nya... ia pun juga merasa sangat jahat pada Sovia... pasalnya tadi sehabis memperk*sanya... ia juga langsung tertidur....- kini Nico benar benar menyesal jika terjadi sesuatu pada Sovia....- terlebih jika sampai Sovia tak bisa terselamatkan..ia akan benar benar menghukum dirinya sendiri...
- Nico mondar mandir di depan ruang ICU... ia benar benar ketakutan..... lalu ia pun sempat menghubungi Georgino agar datang ke rumah sakit ....
Hingga pagi menjelang..... Dokter baru saja keluar dari ruang ICU .... - dokter pun mengatakan kalau Sovia dalam kondisi kritis karena terkena hipotermia parah...- dokter pun menduga kalau Sovia pingsan selama Berjam jam dalam keadaan terguyur air dingin....- namun untungnya Nico cepat membawanya ke rumah sakit.. karena telat semenit saja bisa merenggut nyawa Sovia....- Nico benar benar di liputi rasa bersalah....- sebenarnya apa yang ia lakukan tadi memang keliru... tak seharusnya ia berbuat sadis dengan mem perk*sa nya seperti tadi ... bahkan Nico juga melakukan kekerasan... saat Sovia menolaknya tadi... Nico beberapa kali menampar bahkan mencekik Sovia...- kini Nico benar benar marah terhadap dirinya sendiri....- ia akui... kalau dia cemburu karena mulai memiliki rasa ketertarikan kepada Sovia... - namun dengan apa yang telah ia lakukan ini .. Sovia malah akan membencinya....
Nico sedang duduk meratapi kesalahan nya di lantai... ia memegangi kepalanya... dan tetiba Georgino datang...
-* are you ok dude...- kenapa duduk di bawah....
** aku benar benar lelaki b******k Georg ...- aku telah merusak Sovia....- aku jahat Georg....
Baru kali ini Georgino melihat Nico menangis tersedu-sedu.... bahkan matanya sampai sembap merah....- Georg tidak bisa berkata apa apa karena memang ini murni kesalahan nya Nico...
-* aku merasa jika dokter Sovia sembuh.. kau harus meminta maaf dan mempertanggungjawabkan perbuatan mu dude...- Nikahi dia....
** iya... aku menginginkan nya.. tetapi semoga dia tidak membenciku dan mau menerimaku Georg... hikss... hikss... hikss...