Sashi mengunci pintu kamar saat Elsha telah keluar dari kamarnya. Sambil geleng-geleng kepala Sashi menaiki tempat tidur. Diraihnya ponsel yang sengaja dia letakkan di atas nakas. Sashi berdecak saat begitu banyak panggilan tak terjawab dan pesan masuk dari Andreas. Saat jarinya hendak membuka salah satu pesan dari Andreas, nama laki-laki itu lebih dulu muncul dalam panggilan video. Sashi menyisir rambut panjangnya dengan jari dan mulai mengatur posisi sambil berbaring. Diusapnya ikon hijau untuk menerima panggilan dari Andreas. Wajah tampan Andreas langsung memenuhi layar ponsel Sashi. Laki-laki itu tersenyum dan dibalas dengan senyum yang sama oleh Sashi. "Kirain udah tidur," ucap Andreas. "Belum. Habis ngobrol sama kak El. Baru aja dia keluar dari kamar aku." Andreas tersenyum leba

