Murka

934 Words

Sashi dan Andreas terlelap setelah lelah bercinta berkali-kali. Cuaca mendung di luar sana seakan membuat mereka semakin nyaman bergelung di dalam selimut. Andreas memeluk Sashi dari belakang. Satu tangannya menangkup sebelah p******a Sashi. Semenjak malam itu, Andreas akui dia sudah jatuh cinta sama semua aset yang Sashi punya. Kalau jatuh cinta sama Sashi-nya sih udah lama. Sejak pertemuan pertama mereka sebulan yang lalu. Suara petir di luar sana membuat tidur Sashi terganggu. Dia takut petir. Sashi punya trauma sendiri pada petir. Hanya dirinya yang tahu. Bahkan Elsha yang selama ini hidup seatap dengannya tidak tahu ketakutan Sashi. "Ma..." Andreas merasakan gerakan gelisah Sashi dalam pelukannya. "Ma... Jangan pergi..." Sashi semakin gelisah. Bahkan keringat mulai membasahi ke

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD