Aloha readers... Jangan lupa LOVE Kutunggu ya!!! Warning 18+ Jelita "Ahhhhh," aku terkesiap ketika Mas Andrian menyentuhkan jemarinya di bagian tubuhku yang begitu privat. Secara reflek aku pun menghindarinya, menghindari rasa asing tersebut. Tetapi Mas Andrian tidak menyerah, dia memiliki berbagai cara untuk membuatku pada akhirnya tetap berada dalam jangkauannya. Alhasil kini alat tubuhku terbuka bebas tanpa pertahanan apapun dan bisa dilihat dengan jelas olehnya. Aku sangat malu dan tidak tahu harus berlaku seperti apa. Jemarinya di dalam tubuhku itu pun terus bergerilya. Setiap geraknya menghipnotisku hingga aku tidak bisa berpikir jernih. "Maaaaas," aku kembali menyuarakan frustasi akan rasa yang asing ini dan hal itu menarik pandangan Mas Andrian untuk melihat wajahku. Tanpa

