15. Kena Marah

1744 Words

Jeslyn menarik jangan Robert dengan kasar menuju kamarnya. Dirinya tidak bisa menahan emosinya sehingga langsung menedang tulang kering Robert hingga pria itu mengeluh kesakitan. "Apa yang sudah kamu katakan pada putraku!" bentak Jeslyn dengan keras. Matanya menatap Robert dengan tajam hingga kedua tangannya terkepal erat. "Aku hanya mengatakan jika aku lebih baik tinggal di sini," jawab Robert dengan santai sembari mengusap kakinya yang sakit. "Tutup mulutmu, b******k!" Jeslyn ingin melayangkan tinjunya pada pipi Robert, tetapi pria itu berhasil menangkisnya. "Jangan bermain kasar, tidak baik," ucap Robert dengan seringaian liciknya. "Ingat Robert, aku benci ketika kamu melewati batasmu. Jangan pengaruhi putraku dengan pikiran burukmu!" ucap Jeslyn dengan nafasnya yabg memburu. Dirinya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD