aku tiba di kota pukul 9 pagi, kupandang sekitar,
aku harus kemana, aku baru pertama kemari,
ku cari kos kosan terlebih dahulu dari internet,
dan ku temukan,
aku pun bergegas kesana
" permisi pak buk, boleh saya bertanya, apa ada kontrakan dekat sini? " tanya ku pada warga yang sedang berkumpul
mereka tersenyum ramah pada ku
" ada nak, di sebelah sini, tunggu sebentar ya, biar ibu telpon kan yang punya kontrakan " kata mereka pada ku dan aku pun tersenyum
" terimakasih buk pak, maaf saya merepotkan " ujar ku penuh sungkan, dan mereka hanya tersenyum ramah,
mudah mudahan disini tempat aman karna banyak warga yang ramah, dan tak berapa lama pemilik kontrakan datang
" kamu ingin mengontrak? " tanya ibu yang punya kontrakan, wajah seram nya yang sedari tadi ku lihat dan takut ingin berbicara ternyata dia ramah dan tersenyum
seolah bisa membaca fikiran ku
" jangan takut anak manis, wajah ibu memang seperti ini, tapi hati ibu lembut ko" kata nya dengan senyuman tulus nya
" maaf ya bu, " kata ku sungkan
" tidak papa, wajar kamu takut karna mungkin wajah saya agak serem, tapi tidak dengan hati saya" kata nya lagi, aku pun tersenyum
"berapa kah kira kira sebulan bu? " tanya ku langsung
" sebulan 200, kamu mau ambil berapa bulan? " tanya ibu
" eh iya sampai lupa kenalan, nama kamu siapa nak, " kata ibu kontrakan
" oh iya lupa bu, saya Muhvita, biasa di panggil vita, saya dari kampung dan ingin bekerja di kota" ujar ku sopan
" oh begitu ya nak vita, nama ibu bu nanda, ibu tinggal disebelah sana, di rumah warna hijau itu" kata bu nanda menjelaskan
" oh ok bu, jadi kembali ke topik kita tadi ya bu, saya mau nyoba sebulan dulu " kata ku
" ok nak, kalau mau memperpanjang kontraknya datangi ibu ya, dan ini kunci nya" ucap bu nanda pada ku
" makasih bu" kata ku pada bu nanda dan bu nanda pun tersenyum