BAB 59 – Jejak Gelap yang Terbuka Keesokan harinya, suasana kampus yang biasanya penuh tawa dan semangat berubah menjadi sesuatu yang berbeda. Udara terasa lebih berat, seolah ada sesuatu yang mengintai di balik riuhnya aktivitas mahasiswa. Arka berjalan dengan langkah pelan tapi pasti menuju kafe kecil di sudut kampus, tempat yang selama ini menjadi markas kecil mereka bertiga—dia, Rani, dan Arman. Hari ini, pertemuan mereka bukan sekadar ngobrol santai, tapi sebuah misi serius yang bakal mengubah segalanya. Arman sudah menunggu, dengan ekspresi serius yang jarang terlihat di wajahnya. Di meja, tergeletak amplop cokelat yang kemarin mereka dapatkan—tempat di mana rahasia gelap pria yang dulu disukai Arka disimpan. Rani datang menyusul, menatap Arka penuh harap tapi juga kekhawatiran yan

