BAB 63 – Duri dalam Mawar Hari itu langit kampus berwarna abu-abu, tapi hati Arka justru berkecamuk. Setelah beberapa hari sibuk menggali sisi gelap pria yang jadi pusat fokusnya, Arka merasa beban semakin berat. Bukan hanya soal balas dendam, tapi juga perasaan yang semakin rumit tiap kali namanya disebut di antara bisik-bisik teman-teman. Rani menatap Arka dengan tatapan penuh perhatian saat mereka duduk di sebuah sudut taman kampus. “Kamu kenapa, Arka? Kok dari kemarin kayak ada yang mengganjal di hatimu?” Arka menghela napas panjang, mencoba menenangkan diri sebelum berkata, “Aku nggak tahu, Rani. Aku makin sering mikirin dia. Bukan cuma sebagai target, tapi… entah, sesuatu yang sulit aku jelaskan.” Rani mengangguk pelan. “Itu wajar, Arka. Kadang kita jatuh cinta sama orang yang se

