Part 18

1493 Words

Selamat membaca _____________________ Aku menatap serbasalah ke arah Eza-- suamiku yang nampak tidur dengan pulasnya. Aku merasa berdosa setelah tadi ku pancing-pancing dia lalu dengan seenak hati ku tolak ajakannya. Ah menyebalkan! Sudut mata ku berair melihat betapa tulus dan manisnya wajah suamiku ketika tertidur tidak ada kilasan kecewa dari wajahnya meski aku sudah menolaknya tanpa ragu. Entah mengapa melihatnya seperti ini membuat rasa bersalah dan berdosa ku semakin liar merangkak terus memenuhi setiap pikiran dan perasaan ku. Jari telunjuk ku terulur berniat untuk membangun kan nya tapi lagi dan lagi rasa takut seakan jauh lebih menguasai akal sehat ku. Takut, Ia aku sangat takut jika ia bosan dan akan meninggalkan ku mengingat hidup Eza di penuhi dengan wanita yang jauh leb

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD