Tiga Puluh Satu

2027 Words

"Gue udah bilang, gue di jemput!" di depan pintu rumah Refal Alfi menegaskan kalimatnya. "Tapi, gue kan yang ngajak elo. Yaa gue anterlah!" "Gue gak minta! Dan kan gue udah bilang, gue di jemput!" Alfi berjalan menuju gerbang rumah Refal. "Elo gak suka yaa?" dari tempatnya Refal berteriak lumayan keras. Alfi tak menjawab, ia hanya pergi begitu saja. Ketika sampai di gerbang rumah Refal, sudah terlihat cahaya lampu motor berjalan kearahnya. Alfi pun langsung tersenyum gembira. Mata sipit Refal menatap tak suka saat Alfi mulai menaiki motor Reza. Refal langsung berjalan menghampirinya, dan menarik paksa Alfi. "Pulang sama gue!" bentak Refal sambil terus menarik Alfi. "Apaan sih? Gue kagak mau! Gue mau pulang sama Reza!" Alfi menarik tangannya lagi, dengan jutek ia menatap Refal. "Jan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD