Wajah pucat pasi, mual dan sering muntah-muntah hingga sampai terkadang tak mampu untuk berdiri, ketika bau asap masakan sampai di hidung Renna. "Mas antar aku ke dokter sekarang." Pinta Renna dalam telepon. Kemudian ditutupnya. Dengan rasa cemas si Sugeng menghubungi balik. Namun tak diangkatnya. "Masukan saja ke karung semua, tmbang dan tulis di setiap karungnya. Saya ada urusan penting dan mendadak." Katanya kepada pemilik gabah. Karena truk yang dia bawa hampir terisi setengah. Maka Sugeng tak bisa membawanya. " Boleh saya pinjam sepeda motornya." Tanya si Sugeng rada keburu-buru. Motor dikendarai dengan kecepatan tinggi, dan Sugeng gak memakai helm. Pas lewat di pertigaan dilihatnya ada rasia operasi gabungan. Menyadari hal itu dia berhenti dan memarkir sepeda motornya pas di depan

