Kelopak bunga putih yang berterbangan bersamaan dengan hembusan angin, membuat jejak setapak yang menggiring langkah itu menuju suatu tempat asing. Tak ada siapapun, hanya sebuah bangunan tua yang tak pernah ia tahu apa dan di mana. Dalam ingatannya tak pernah sekalipun ia menginjakkan kaki di halaman itu namun angin yang berhembus rasanya menenangkan, membuat hatinya terasa aman.
Jauh ia memandang, hanya ada halaman luas yang dipenuhi dengan rerumputan liar berwarna kecoklatan, suara angin menyerukan bunyian daun yang bergesekan sampai seorang anak lelaki berlari membuyarkan pandangannya, melewati, menangis, dan berteriak.
"Eommaaaa! Eommaaaaa!"
Ia mendekat, mengusik pria kecil yang menangis namun tetap tak menyadari kehadirannya.
"Hey, looking for something kid?"
Lelaki kecil itu perlahan mulai menatapnya, telunjuk mungil itupun perlahan mengarah padanya sembari berucap, "ini semua karenamu!"