“Hm? Kenapa?” tanya Ellis bingung. Ia merasa dipandangi seperti maling cilik yang telah mengambil barang sembarangan. “Aku hanya mengambil sepedaku lagi, kok,” ujar Ellis dengan ketus memberikan pembelaan diri, meskipun tak ada yang menanyakannya. “Ini memang milikku, aku tak mencuri!” “Ellis,” panggil si pria jangkung, tak jauh darinya. Ellis pun menoleh. “Oh, Paman Mervin?” sahut Ellis dengan wajah yang seketika cerah, “Mana Mike, Paman?” “Mike sedang di Green Lake, dia belum mulai libur panjang. Eh, tapi ada hal yang lebih penting yang ingin Paman tanyakan,” kata Mr. Mervin cepat- cepat. “Oh,” sahut Ellis begitu mendengarkan penjelasan Mr. Mervin tentang keberadaan anaknya. “Ya, tanyakan saja, Paman.” “Apa kau melihat gadis kecil di sini? Duduk di sini?” tanya Mervin sembari menu

