Sesampainya Arga di tempat kejadian. Keadaan kembali normal seperti biasanya. "Loh, dimana mobilnya?" tanya Arga sendiri. "Mobil siapa sih? Kenapa kami panik sekali?" tanya Bella dengan pandangan menelisik. "Mobil Rio, sayang. Iya, aku baru ingat. Mobil itu mobil yang sama seperti punya Rio," sahut Arga. "Aduh, sayang. Mobil seperti itu banyak yang punya. Warnanya juga sudah sangat pasaran. Bisa saja itu hanya mirip, dan kalaupun itu Rio juga syukur alhamdulillah," Bella dengan cepat mengaminkan ucapannya. "Hus, tidak boleh berkata seperti itu! Biar bagaimanapun Rio adalah keponakanku sayang. Itu artinya, Rio juga keponakan kamu sekarang," sahut Arga, membuat Bella langsung mendengus. "Ih, amit-amit!" sahut Bella menggerakkan pundaknya. "Keponakan sih, keponakan. Tapi, coba kamu pikir

