"Sayang,,," "Yang,,," "Sayang,,," Arga terus memanggil istrinya, namun yang dipanggil tidak menyahut sama sekali. Alhasil, Arga terpaksa mendatangi Bella yang kini tengah merajuk lagi. "Salah lagi! Semenjak Bella hamil, dia begitu sangat sensitif. Apa ucapanku tadi salah?" tanya Arga dalam hati. Sesampainya Arga di dalam kamar, Arga perlahan mendekati Bella yang kini tengah duduk membelakanginya. "Sayang, jangan marah. Aku hanya bercanda saja," bujuk Arga. "Ehmm," sahut Bella "Ayolah, jangan seperti ini! Aku tidak bermaksud mengatakan itu! Aku hanya menceritakan yang temanku alami saja." ucap Arga. "Aku tidak marah, hanya kesal saja," sahut Bella enteng. Arga mulai menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal. Baru satu hari kehamilan Bella ketahuan, dirinya sudah dibuat begitu p

