58. Menjatuhkan Ragana

2016 Words

"Maaf, Tante, ganggu waktunya sebentar. Ada hal penting yang mau saya bicarakan," kata Ragana. Seperti biasa, Ragana tidak bisa tidur setiap kali memikirkan sesuatu. Ia turun ke bawah sekitar pukul lima pagi berencana untuk mencari udara segar di luar. Beruntung, ketika ia baru saja keluar dari kamarnya, ia memergoki Shalom keluar dari kamarnya juga. "Hal penting apa yang ingin kau bicarakan dengan istriku?" tanya Kanagara dingin. Pria itu sedang berdiri di belakang Shalom dan posisinya masih berada di dalam. Jadi, Ragana tidak bisa melihat pria itu dari luar. "I-ini, Om. Saya mau membicarakan hal yang sangat penting," jawab Ragana terbata. Ia cukup terkejut dengan keberadaan Kanagara yang tiba-tiba. "Iya, hal penting apa? Kau bisa mengatakannya di depanku juga," ulang Kanagara. "Sh

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD