"Brina," lirih Ragana. Sudah lama sekali ia tidak mendengar kabar mantan kekasihnya itu. Mungkin sejak pertama kali ia keluar dari universitas. Namun, apa yang membuat wanita itu tiba-tiba menghubunginya dengan nomor telepon baru. "Iya ini aku, Honey. Bagaimana kabarmu sekarang?" "Kabarku baik, tapi bisakah kau berhenti memanggilku honey?" Sudah lebih dari tiga tahun hubungan mereka berakhir. Sudah selama itu pula mereka tidak pernah bertemu. Rasanya akan sangat tidak nyaman bagi Ragana, jika harus mendengar panggilan sayang itu diucapkan oleh Abrina untuknya. "Memangnya kenapa? Apa kau sudah mulai melupakanku, Raga?" Abrina berharap, Ragana masih mengingatnya. Terlebih masa-masa tiga tahun mereka menjalin hubungan di universitas dulu. "Entahlah. Kita bahkan sudah lama sekali tidak

