"Tidak ada maksud apa-apa. Oh, iya. Ngomong-ngomong, apa keluargamu tidak marah dengan pekerjaanmu yang seorang baby sitter?" Shalom mulai mengorek kehidupan pribadi Ragana. "Saya tidak memiliki keluarga, Tante. Saya hidup sebatang kara di dunia ini," jawab Ragana muram. Sejak kecil, Ragana tinggal bersama neneknya. Ia sama sekali tidak tahu seperti apa sosok kedua orang tuanya. Tidak ada foto atau informasi apa pun. Setiap kali bertanya pada neneknya. Tidak pernah sekalipun ia mendapat jawaban. "Ya ampun. Maafin tante, ya. Tante tidak bermaksud untuk--" "Tidak apa-apa, Tante, santai saja," potong Ragana. "Res mau gendong." Gadis mungil itu mengulurkan kedua tangannya meminta Ragana agar bergegas mengeluarkannya dari box tempat tidur. Ragana maju beberapa langkah. "Res sudah kenyang

