Hampir saja Ozawara berteriak jika tidak ingat di dekatnya ada Reswara. Beruntung, gadis mungil itu sibuk bermain dengan mainannya dan sesekali mencoret-coret buku gambarnya. Jika tidak, Ragana tidak akan bisa mengobrol banyak dengan Ozawara. "Menjauh dari tubuhku sebelum Res melihat!" ujar Ozawara melirik ke arah putrinya. Ia melihat punggung putrinya yang terasa sangat menegangkan. "Memangnya kenapa? Memangnya apa yang aku lakukan, Oza sayang?" tanya Ragana berpura-pura bodoh. "Kau mau menyingkir atau mau kutedang aset berharga milikmu?" ancam Ozawara. Wanita itu mengangkat kepalanya sedikit dan menggerakkan ke arah bagian bawah tubuh Ragana dengan dagunya. Ia merasa, Ragana bukan tipe pria yang mudah untuk dihadapi. Jadi, hanya cara itu yang saat ini terpikir di kepalanya. "Jangan

