PART 22

1427 Words

Ketika semua terasa berat, ingatlah kamu tidak sendirian. Kamu tidak boleh merasa kesepian. *** Nara mengajak Deeka bicara empat mata di taman belakang rumah Deeka. Tentu saja, ia sudah bilang kepada Roni untuk menunggu di ruang TV. Ia rasa, percakapannya dengan Deeka akan berlangsung cukup lama. Roni harus sabar menunggu.                 Saat ini, Nara sangat berusaha untuk tidak menangis. Jika ia menangis, keadaan akan semakin rumit. Ia juga takut, Deeka akan berpikir Nara menangis karena kasihan. Deeka tidak tahu, sedalam apa perasaan Nara padanya. Itu wajar, karena Deeka tidak tahu bahwa Nara akan terus menemaninya bahkan saat kaki dan tangannya sulit digerakkan.                 “Kapan hasil tesnya keluar?” tanya Nara, memecah keheningan.                 “Apa itu pertanyaan yan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD