Bab 15

1075 Words

Pertanyaan Pak Parjo seolah menjadi sensor bagiku untuk segera mengambil langkah seribu. Sebenarnya aku paling tak suka jika harus lari dari masalah, tapi sekarang aku tak memiliki pilihan lain selain memutar badanku dan langsung masuk ke dalam rumah. Ini jalan paling aman dari petaka yang akan datang menyapaku Saat aku melangkahkan kakiku masuk ke dalam rumah, dengan ekor mataku aku melihat Om Jajang tersenyum melihat tingkahku. Aku tak perlu bertanya kenapa dia tertawa, karena aku sudah tahu jawabannya. Dia sangat tahu bagaimana sikapku yang tak pernah lari hanya karena ketahuan melakukan salah. Jangan sampai Om Jajang melapor pada Ayah karena hal ini, do’aku dalam hati. Terang saja aku berharap dia tidak melapor, karena sekali melaor maka petaka lain akan segera menyapaku dan pasti ak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD