“Kau seperti Bintang yang berkilauan... Terlihat dekat tapi tak bisa kugapai...” Naomi Alora Oksana. . . “PERMISI... SPADAAAAA...” Naomi mengetuk pintu sebuah rumah sederhana yang cukup besar meskipun tidak bertingkat, dengan sedikit kesulitan karena sebelah tangannya memegang banyak paperpag tapi setelah beberapa saat akhirnya pintu tersebut terbuka dan terlihat seorang bocah perempuan yang berumur sekitar 6 tahun. “Kak Nom-nom...” Serunya dengan senang. “Hai Lana yang imut dan cantik, Kak Nao datang...” Sapa Naomi pada bocah imut yang biasa di panggil Lana. “Lihat... Kakak bawa apa buat Lana?” Lanjutnya memberikan salah satu paperpag yang dia pegang untuk Lana. “Wah... Bulgel and Mocca float, yummy.” Pekiknya dengan riang. “Ayo kita masuk! Makan di dalam.” Ajak Naomi ketika mel

