43. selangkah lebih dekat?

1202 Words

Saidon dan ana buahnya kembali dari pertempuran panjang yang sangat amat melelahkan ini, ia saat ini sedang membawa semua anak buahnya ke rumah sakit dan memboking seluruh penginapan di rumah sakit tepat pada lantai dua. Jadi di sana hanya terisi Saidon beserta anak buahnya. Semuanya berobat mulaibdaru luka yang berat hingga luka yang ringan, kecuali Saidon. Saat ini ia merebahkan dirinya di atas Bangkal yang tentu saja aja masih kosong, tak mungkin ia mementingkan dirinya sendiri yang hanya terluka sedikit goresan di lengannya di bandingkan dengan anak buahnya yang banyak terluka parah. Sambil menunggu giliran, Saidon memejamkan matanya namun yang terjadi adalah bayangan putri Liana saat memperhatikannya siang tadi membuat ia tak bisa berkutik. Ya, bisa di bilang Saidon baper namun sebe

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD