Saidon tidak sabar melihat isinya, dan ternyata setelah di buka ada surat perjanjian dari kertas kuno dan ada cap kerajaan. "Ada pesan apa? " tanya Glasia. "Perjanjian pernikahan antara cucu Ayah dan cucu Raja, " jawab Markus. "Cucu Ayah bukannya hanya aku? " pekik Saidon. "Iya, siapa lagi kalau bukan kamu. Apalagi surat perjanjian ini dibuat sehari setelah kamu lahir, " balas Markus. "Astaga... Kakek ini kenapa kurang kerjaan sekali sampai memberikan aku yang waktu masih bayi perjodohan, " keluh Saidon. "Dia adalah seorang putri, kamu yakin tidak mau? " balas Markus memastikan. "Aku tidak mau, aku hanya ingin menikah dengan orang yang aku cintai, " tolak Saidon. "Kalau begitu besok kita ke sana, bisa bicarakan baik-baik. Jangan sampai penyinggung keluarga kerajaan, " saran

