SL. 42

1151 Words

Waktu cepat berlalu, hari ini tepat dimana ke enam orang tersebut akan melakukan liburan bersama. Mereka berenam sudah berada di bandara, yaps mereka saling menunggu di bandara dan kini melangkahkan kaki untuk mengecek tiket yang telah di pesan Rekal. "Pak Rekal, maaf sudah membuat anda menunggu. Silahkan ikuti saya untuk langsung menuju ke pesawat," jelas salah satu pramugari dengan senyum sopannya. Anastasia hanya dirundung kebingungan, ia bahkan menoleh ke arah keempat orang dibelakangnya yang kini menghendikkan bahunta seolah tidak tahu. "Ayuk Na, kenapa diam?" tanya Rekal ketika melihat kekasihnya diam saja, laki-laki tersebut kini menggenggam tangan gadis tersebut. "Kira-kira Rekal bakal ngelamar Ana enggak disana?" tanya Heni berbisik kepada Mila. "Enggak, tapi kayanya Rekal puny

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD