Mencoba Berdamai

1198 Words

“Sayank, kamu udah pulang?” Danis menyadari sang istri sudah datang. Dia menghentikan tawanya bersama Maya. Dia tidak enak dengan sang istri saat Luna melihatnya seperti itu. “Hai Lun. Kamu kok ampe malam?” sapa Maya penuh dengan nada keakraban. “Iya ... kerjaan di rumah Mama agak banyak. Kalian udah makan malam?” “Belum sayank, kan tunggu kamu. Tapi Maya udah nyuruf chef masak kok.” “Oh ya udah kalo gitu. Aku mau ke atas dulu.” Luna berjalan tanpa melihat lagi ke arah Danis dan Maya. Entah mengapa hatinya perus saat ini. Dia merasa tidak suka dengan kehadiran Maya yang terlihat akrab dengan sang suami. ‘Sabar, Lun. Kan kamu yang melarang Maya pergi dari sini. Danis sudah mau mengusirnya tapi kamu sendiri yang menyuruhnya tinggal. Ayo Lun, kamu kuat kok. Kamu bisa!’ ucap Luna dalam

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD