Kecurigaan Luna

1312 Words

“Kok tumben bangun siang?” sapa Luna saat melihat Maya turun dari ruang lantai atas. “Eh iya ... maaf ya, Lun. Semalan aku ga bisa tidur, jadinya aku nonton drama deh. Perutku juga ga enak habis makan malam semalam. Kayanya ada yang salah di makanannya.” “Oh gitu ya. Maaf mungkin masakan chef kemarin kalo ga enak. Kamu makan gih ato mau minya apa terserah. Aku ama Danis udah beres makan kok.” “Emang Dania udah berangkat ya?” “Udah donk, kan ini udah jam 11 siang. Kalo nungguin kamu ya mana mungkin.” “Oh iya ... ternyata udah siang ya.” Maya segera berjalan ke ruang makan. Dia mendatangi dispenser dan segera mengambil minum di sana. Maya meminta dibuatkan sarapan lain sesuai pilihannya ke pelayan. Luna yang sejak tadi memperhatikan Maya kini hanya bisa tersenyum saja. Dia tahu kalau

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD