Black Rose 1

1342 Words

Flashback "Angel?" Angel tersenyum manis pada Pattaya, dia melangkah masuk dan melempar karangan bunga yang dia bawa asal ke lantai. Pattaya secara tidak sadar berjalan mundur. Seluruh alarm alam bawah sadarnya berbunyi nyaring. Dia harus pergi dari sini. Perempuan di depannya, bukan perempuan yang sama dengan yang menjadi temannya. Sebuah obsesi kegilaan tampak memancar jelas dari iris coklat susunya. Ini seperti berhadapan dengan predator. Lebih berbahaya dari Jared. Pattaya bergerak sesuai nalurinya. Dia segera berlari ke arah kamarnya. Terdengar lengkingan tawa yang menusuk telinga, Pattaya bergidik mendengarnya. Dia mempercepat langkahnya. Tapi, dengan mudah Angel menyusulnya dan menarik rembut Pattaya keras. Pattaya merintih kesakitan. Angel kembali tertawa, "Menangislah ... be

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD