41

1171 Words

Aku terkejut melihat penampilanku sendiri di depan kaca, setelah bertahun-tahun tidak memakai baju resmi, aku terpesona dengan diriku sendiri sendiri di balik balutan setelan celana panjang, baju dengan blazer rapi. Jilbab dan bros cantik memperlengkap penampilanku. "Wah, Bunda benar-benar cantik ya, sudah lama tidak melihat Bunda berdandan rapi seperti ini." Putri bungsuku memuji diri ini. "Bunda sudah siap untuk pertarungan selanjutnya tanya Cindy sambil merapikan pakaianku." "Ya. aku akan membuat Ayah kalian tercengang." "Baguslah Bunda, aku doakan semoga Bunda sukses dan berhasil membuat mereka terbakar." "Tentus Sayang." Aku merangkul ketiga anakku, sebelum akhirnya aku meluncur ke kantor di mana suamiku membangun perusahaannya dengan bangga. Karena saking bangga dan suksesnya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD