Tanpa menyadari bahwa seluruh anggota keluarga sudah berkumpul di rumah, aku dan Mas Farid masuk dengan langkah yang lunglai, kebingungan yang ada dalam kepala kami istirahat berisik tentang bagaimana kami harus memulai segalanya untuk menjelaskan. "Assalamualaikum," ujar Mas Farid. "Waalaikumsalam."semua anggota keluarga berdiri menyambut kedatangan kami. "Kami datang sebagai bentuk kepedulian dan kekompakan keluarga, setelah melihat betapa kejam dan meresahkannya isu-isu yang beredar di media." "Ya, orang-orang mulai mempertanyakan kredibilitas Farid sebagai Direktur. Seharusnya dia mempertahankan kehormatan dirinya demi perusahaannya, tapi masalah yang terjadi sekarang, benar-benar memalukan!" ucap seorang paman kami. "Duduklah, kami akan bicara pada kalian semua," ujar Mas Farid

