Bagian 31

1148 Words

Hari pernikahan. Hanna dengan balutan kebaya putih dan tersampir mahkota di kepalanya sangat cantik, hari ini ia akan menyandang status sebagai istri. Hanna melihat dirinya di depan cermin, wajahnya di polesi make up dengan tipis. Para perias pengantin mengubah dirinya menjadi angsa indah. Di hari pernikahannya, ada sesuatu yang sedih yaitu Bunda. Tiba tiba saja air matanya mengalir ‘’Bunda, Han sekarang akan menikah dengan mas Rendra... Andaikan ada Bunda, pasti pernikahan ini akan lebih terasa.’’ Kata Hanna seolah pantulan dirinya di depan cermin itu adalah  Bundanya. Hanna mengambil secarik tisu dan menekan- nekan pelan ke wajahnya agar air matanya tidak merusak riasan wajahnya. ‘’Kak Han, ayo turun... mas Ren sudah nungguin di bawah’’ Hanni berkata, ia menyembulkan kepalanya di pint

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD