Membiarkan Dirimu Terbang

1082 Words

Malam sudah semakin larut, semua orang memilih untuk beristirahat. Tetapi Dewa dan Larisa belum bisa memejamkan mata. Keduanya pun bertemu di pantai depan pondok. Larisa yang mendapatkan pertanyaan, hanya mampu menghela nafasnya. Tidak tahu harus bereaksi seperti apa. Dewa tersenyum tipis, mengusap ujung kepala perempuan kesayangannya itu, kemudian berlalu menjauhinya. Tidak, kali ini dia merelakan Larisa pergi. Mungkin memang perempuan cantik itu tidak boleh ada di sampingnya. Itu mengapa laki-laki tampan tersebut tidak berhenti di sebelahnya. Dia ingin membiarkan semua seperti kesepakatan bersama. Putus. Dewa terus berjalan menjauhi Larisa. Tetapi perempuan itu justru penasaran, mengikuti langkah laki-laki tampan tersebut. “Ada apa, Sa?” tanya Dewa, begitu menyadari perempua

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD