Mahmud sengaja meminta pertemuan diadakan di Ruang Guru saja, agar pertemuan itu bersifat terbuka. Apalagi yang harus Mahmud hadapi saat itu adalah seorang Akhwat, di mana ia jelas tak ingin terjadi kesalahpahaman dengan para pengajar lainnya. Mila--salah satu Ustadzah di Pesantren tersebut--kini telah duduk di hadapan Mahmud. Mahmud telah menyelidiki gerak-geriknya, setelah Nata menyampaikan padanya bahwa ada sesuatu hal yang aneh saat Galih hendak ditangkap Polisi sebulan yang lalu. Keanehan itu terletak pada sikap Mila dan begitu terlihat menonjol jika diperhatikan dengan seksama. "Jadi benar, bahwa dalang dari tindak pelecehan verbal terhadap Ustadzah Dian bukan hanya berasal dari Akh Galih, melainkan juga berasal dari anda, Ustadzah Mila?" tanya Mahmud, sangat serius. Semua mata ki

