Akmal menunggu di depan Instalasi Gawat Darurat bersama Bara, Bagas, Yoga, dan Dian. Dahlia tengah ditangani oleh Dokter Ema yang saat itu tengah bertugas. Dian masih terus menangis di pelukan suaminya. Yoga berusaha menenangkannya dan terus mengatakan bahwa Dahlia akan baik-baik saja. Akmal menatap ke arah Dian, dan merasa sangat tidak tega dengan menantunya saat itu. "Nak, sudah, jangan terlalu stress. Tolong pikirkan calon bayi yang ada di dalam kandunganmu saat ini. Kamu harus makan dan beristirahat. Saya, Bagas, dan Bara akan menunggui Lia di sini," ujar Akmal. Dian menggeleng-gelengkan kepalanya. Dia tetap bersikeras ingin ikut menunggui Dahlia di depan IGD. "Kalau begitu kamu tenang dulu, biar suamimu mencari makanan untukmu," Akmal menyarankan hal lain. Yoga pun segera pergi un

