Nata tiba di Pesantren tepat pukul tiga sore. Mahmud telah menunggunya, karena ia telah tahu bahwa saat ini Nata ingin bertemu dengan Galih. Mereka bertemu di depan gedung Pesantren, setelah Nata memarkirkan mobilnya. "Assalamu'alaikum Akh Nata," sapa Mahmud. "Wa'alaikumsalam Akh Mahmud. Apakah Ustadz Galih masih ada di Pesantren?" tanya Nata. "Masih, Akh. Dia ada di kantor Guru," jawab Mahmud. "Kalau begitu, tolong minta pada semua Ustadz dan Ustadzah untuk berkumpul di ruang rapat. Saya akan ke ruangan kantor saya terlebih dahulu," pinta Nata. "Baik Akh Nata." Nata pun bergegas beranjak menuju ke kantornya di lantai tiga. Mahmud pun masuk ke balik meja resepsionis, dan menyalakan speaker yang terletak di dinding. "Assalamu'alaikum warrahmatullahi wabarakatuh. Disampaikan kepada pa

