Nia terus saja berjalan mondar-mandir di dalam sel tahanan tempatnya mendekam. Perasaannya kalut luar biasa, setelah membaca surat yang dikirimkan Gani--yang ditahan oleh sipir--yang kini bukan lagi Pengacara pribadinya. Semua hal yang telah ia kumpulkan selama menjadi istri Bagas, kini telah hilang dan kembali kepada sang pemilik sesungguhnya. Namun, bukan masalah itu yang kini Nia khawatirkan. Ia mengkhawatirkan kalau akhirnya ia ketahuan telah menyembunyikan Fahira di salah satu rumah yang ia beli. Ia takut Bagas menemukan Fahira kembali, dan ia masih juga tak ingin kalah dari wanita itu. Ia tak pernah memenangkan hati Bagas selama berumah tangga dengannya, dan karena sebab itulah ia amat sangat membenci Fahira dan putrinya. Flashback On Niken dan Nia kini saling bertatapan satu sama

