Bab 67

1817 Words

Desha memandang sekitar ruang persidangan dan ketika bertemu pandangan dengan Diego yang menyorot sangat tajam padanya. Desha tidak ingin melihatnya lagi. Wajah tampannya sudah tidak terurus, sungguh sangat memprihatinkan. Padahal dulu, penampilan adalah paling diutamakannya. "Ayah, sepertinya dia masih dendam padaku." bisik Desha pelan. "Jangan merasa terintimidasi oleh sikapnya, Mom." Morgan mengingatkan. "Dia sengaja melakukan itu untuk menekanmu." "Tentu saja aku tidak akan merasa takut." ucap Desha dengan percaya diri. Kemudian jalan sidang sudah dimulai. Semua berdiri saat masuk bapak Hakim yang terhormat, beserta para jajarannya. Diego yang didampingi oleh pengacaranya, tampak tidak menunjukan sikap yang ramah Begitu saksi pertama dimunculkan yaitu Desha. Dengan lancar ia m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD