Bab 59 "Aku berangkat tiga hari lagi, Vel." beritahu Margo. "Kamu jaga diri baik-baik di sini, ya?" Velya menatap suaminya dengan sedih. "Aku membutuhkanmu untuk terus di sisiku, tetapi Alin juga lebih membutuhkanmu." Margo memeluk Velya. Menengadahkan wajahnya, menahan segala rasa yang menggelayuti hati dan pikirannya. Harusnya dia jadi suami siaga, menjelang kelahiran anak keduanya. Bersyukur kehamilan Velya sejauh ini tidak ada masalah, berharap menjelang melahirkan pun, semua bisa berjalan dengan lancar dan selamat. "Vel, kita berdua harus kuat menghadapi semua ujian ini. Demi Alin, apapun akan kita hadapi secara bersama." Margo memegang sisi wajah Velya, kemudian memciumnya. "Kita masih punya harapan dengan transplantasi sel punca(induk) ini." "Beri penjelasan sedikit padaku, Go

