Ketika Di Taman Langit

1316 Words

Dari tatapan mata Caleb yang terkejut, Noella dapat menyadari kalau pria itu sebenarnya mau sendirian, dan terkejut kalau ada Noella di sana. Hatinya terasa sedih karena pria itu segera melepaskan gandengan tangannya dengan tatapan mata yang seakan mengusirnya dari situ. “Akhirnya tanganku dilepas juga, sakit tau kak,” ucap Noella sengaja mengangkat tangannya dan mengibas-ngibaskannya di depan wajah Caleb. Pria itu mendengus karena bingung harus mengatakan apa. “Kamu kenapa tidak bilang kalau sakit?” tanya Caleb lagi membalas tanpa mau disalahkan. “Kan kakak tarik aku terus, bagaimana aku mau bilang,” timpal Noella lagi tidak mau kalah. Pria itu mendesah sambil menyusuri rambutnya yang tebal dengan jemarinya yang panjang. “Sangat tampan dan seksi,” pikir Noella yang segera mengagumi b

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD