Noella mengikuti Ari keluar dengan sengaja sambil merangkulnya dan terus bercanda dengan pria itu. Dia menyadari tadi kalau Caleb terlihat tidak menyukai Ari. Noella sedikit kesal karena perlakuan kasar Caleb tadi padanya. “Dasar pria batu, memangnya badanku sebesar apa sih sampai menutupi lampu?” Sesampainya di depan ruko, udara dingin menerpanya. Wanita itu segera menarik napas dalam-dalam karena dalam rumah terasa pengap. Udara sehabis hujan terasa segar dan menyenangkan. Angin menerpanya dan Noella mengangkat tangannya ke atas. “Ah segarnya,” desisnya senang. Saat Noella membuka mantanya, Ari sedang menatapnya dengan tanda tanya. Noella baru menyadari kalau ada dua mobil di hadapan mereka. "Kamu ikut denganku atau naik mobil kakakmu itu?" tanya Ari dengan tersenyum manis. Bola mat

