Amel terkejut dengan kedatangan Barry yang ke rumah di saat makan siamg untuknya siap, Barry menarik Amel ke kamar dan melepas semua pakaian mereka berdua dan tidak lama kemudian mereka telah berada di ranjang untuk saling memuaskan diri dan juga tidak lama kemudian mereka telah mencapai k*****s. Barry mencium wajah Amel secara menyeluruh yang semakin membuat Amel bingung atas apa yang Barry lakukan, Barry melepaskan penyatuan mereka dengan langsung beranjak ke kamar mandi untuk membersihkan diri. “Kita ke dokter.” “Mas sakit?” Barry menggelengkan kepala “terus buat apa ke dokter.” “Dokter kandungan untuk memastikan semuanya.” Amel bingung dengan perkataan Barry “aku gak tunggu sekarang tanggal berapa karena harusnya aku sudah halangan” Amel menatap kalender yang ada di nakas tidak lam

