Memalukan

2112 Words

Pagi adalah awal menata hari dimana Misshel berhak menyambut dengan bahagia, atau dengan penuh beban. Yang mana Misshel lebih memilih melanjutkan acara ngambeknya kepada Leon. Misshel matikan alarm pada jam weker karakter doraemon miliknya. Entah sudah berapa kali alarm itu berdendang ria tapi Misshel tak kunjung membuka matanya. Tak lama kemudian ponsel diatas nakas tiba-tiba berdering. Misshel pungut dengan setengah meraba mencari letak ponsel itu sedang kedua netranya enggan terbuka. "Hallo?" Misshel dengan posisi tidur miring. Ia letakkan ponselnya diatas telinganya tanpa memegangnya. "Shel. Kamu sama Leon hari ini nggak masuk, ya? Kok jam segini belum dateng?" tanya Timonty lewat sambungan udara. "Emangnya jam berapa?" Misshel masih santai sambil memeluk guling. "Udah jam 10, Sh

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD