Penguasa Hati

1540 Words

Malam semakin larut sementara suasana sunyi seakan menyapa. Hari ini Gea memutuskan di rumah saja menemani Denisa. Menunda pekerjaan yang memang dia bebas menentukan jam kerja malam semau dia. "Kamu nggak kerja, Ge?" Denisa tatap Gea tengah santai menatap layar televisi. "Enggak." Tanpa mengalihkan perhatiannya dari layar kaca. "Kenapa?" Ada rasa penasaran serta bingung dalam benak Denisa. Memilih diam di rumah serta tak bekerja memang tak ada salahnya. Hanya saja Denisa heran dengan seorang Gea yang seakan candu dan tak pernah libur dari pekerjaan setiap malamnya. Sesaat seakan tak peduli dengan kerjanya sendiri. Bahkan kata 'tiada hari tanpa kerja' nyaris berhasil Gea sandang. "Kalo gue tinggal ... tiba-tiba loe bunuh diri gimana?" Gea pandang Denisa yang masih berdiri diambang pint

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD