Black Card

1802 Words

Denisa terlihat canggung, sementara Misshel menahan untuk tidak menertawakannya. Tak lama kemudian seorang pelayan menghampiri mereka. Leon yang memilih beberapa makanan serta minuman sebagai menu makan siang bersama. Ia tahu betul apa saja makanan faforit ketiga wanita istimewa yang kini tengah duduk semeja dengannya. Kemudian ia menyerahkan secarik kertas menu yang ia tulis kepada pelayan yang tengah berdiri di sampingnya. "Ini," ucapnya menyerahkan. "Baik, Tuan." Pelayan itu menunduk lantas segera meninggalkan mereka. Sesekali Hellen Morine melihat kearah Leon serta Denisa secara bergantian. Menyadari itu, Denisa tersenyum ramah pipinya terasa panas. Untuk pertama kalinya ia bertemu dengan oma Leon. Wanita tua yang sangat menentang hubungan cintanya. Tak di pungkiri, Denisa gugup. J

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD