CEO TAMPAN DAN GADIS MISKIN 92. ** Berkali-kali Stela menghubungi Zia untuk pulang ke rumah tetapi gadis itu mengabaikan sang Mama. Zia kesal karena Stela mau ikut campur terus urusannya. Dia sudah dewasa dan mencintai Ahmad. Mengapa Stela tidak pernah memahami perasaannya? Mengapa sang Mama harus menjadi makhluk kapitalis yang memandang segalanya lewat harta. Berkali-kali Zia menjelaskan kalau harta dunia tidak di bawa mati. Banyak-banyak lah bersedekah karena itu adalah penolong kita di kemudian hari setelah tiada. Dunia hanya sementara dan akhirat selamanya. "Berani kamu ceramahi Mama. Itu semua cuma dongeng sebelum tidur. Kamu jangan sok tahu. Apakah kamu pernah melihat surga? Apakah kamu sudah booking surga kamu? Yang Mama tahu perintah orang tua harus di turuti. Itu yang benar

