Melupakanmu tak semudah kumencintaimu Bagaimana kubisa menghapus semua kenangan tentangmu, jika bayangmu selalu hadir di malam-malamku yang sepi? *** "Ayah ...," teriak Romeo setelah melihat kedatangan ayahnya. Anak lima tahun itu langsung memeluk ayahnya dengan pelukan khas ular piton. Adrian menyambut pelukan hangat Romeo. "Hai, Sayang," balas Adrian lembut disertai kecupan di kening putranya. Setelahnya, ia mengangkat tubuh gempal Romeo. Mendapat perlakuan seperti itu, Romeo tidak menyia-nyiakan kesempatan. Bocah lima tahun itu lantas menyandarkan kepalanya di bahu tegap sang ayah. Melihat pemandangan hangat itu, seorang pria paruh baya ikut tersenyum. Pria sepuh yang sejak tadi menemani Romeo sebelum kedatangan Adrian itu, mengangguk singkat untuk memberi penghormatan kepada majik

