68 - Sakit - √

1559 Words

 Saat ini Arsa dan Inez sudah berada di meja makan. Tadi Arsa sempat menawarkan pada Inez untuk makan di kamar ketika sadar kalau wajah Inez semakin pucat dengan mata yang membengkak, tapi Inez menolak untuk di kamar, memilih untuk tetap makan di ruang makan.  Arsa duduk di hadapan Inez.  Sebenarnya Arsa ingin duduk di samping Inez, tapi Inez melarangnya.  Arsa tidak mau membuat mood Inez semakin memburuk karena itulah Arsa memilih untuk tidak memaksa duduk di samping Inez.  Arsa memang menikmati makanannya, tapi sejak tadi, atensinya terus tertuju pada Inez yang terus mengaduk-aduk buburnya tanpa berniat untuk memakannya. Arsa menghela nafas panjang, seketika berpikir kalau Inez tidak menyukai makanannya.  "Sha, kamu tidak mau makan buburnya? Mau aku pesankan makanan yang lain?" Pada

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD