Ke Jakarta

2033 Words

Cahaya matahari menerobos masuk dari celah-celah ventilasi jendela, Nazeef langsung terbangun. Ia mencari ponsel nya sejenak untuk melihat pukul berapa sekarang, tetapi hasilnya nihil. Ia lupa bahwa ponselnya sejak semalam berada di tangan sang istri. Kedua temannya masih memejamkan mata, bahkan suara dengkuran saling bersahutan antar keduanya. Nazeef hanya bisa geleng-geleng kepala, bagaimana jika wanita-wanita di luaran sana tahu tentang hal ini. Oke, Nazeef tidak mau berfokus pada hal tersebut. Ia harus segera membersihkan diri. Nazeef bersama kedua temannya memang memilih tidur di ruang keluarga. Mereka bahkan nyaman-nyaman saja, padahal tidak ada tempat tidur yang nyaman seperti biasanya. Ruang keluarga sudah sangat berantakan. Sampah makanan, minuman dan cemilan sudah berserakan dim

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD